Jemparingan Breksi



       
  
Jemparingan Breksi

            Perayaan sumpah pemuda kali ini, duta damai jogja rayakan hari sumpah pemuda dengan festival mewarnai Indonesia yang dilakukan di Tebing Breksi, Sleman Yogyakarta, acara pembukaan rangkaian Festival Mewarnai Indonesia adalah Jemparingan, apa itu jemparingan?

Jemparingan adalah memanah asli khas budaya mataram, memanah dengan kata dasar  manah yang berarti hati itu sebabnya anak panah ditarik hingga dada, dimana hati kita berada. Jemparingan tidak hanya sekedar olahraga namun juga olahrasa dan olahkarsa. Asal usul jemparingan bisa diruntut sejak Sri Sultan Hamengku Buwono I, saat itu Prajurit Keraton berjumlah 15.000 orang, prajurit memanah adalah prajurit elit milik keratin, memanah adalah keahlian khusus yang hanya dimiliki Korps Nyutra (Pasukan Pengawal Raja) & Prajurit Putri Langenkusumo.
            busur yang digunakan dalam jemparingan bernama Gendewo, Tata cara jemparingan dilakukan dengan duduk bersila, badan tegap namun tetap santai, gendewo dipegang tangan kiri dan tangan kiri         

                                         doc: Pribadi
            Dalam jemparingan kali ini paseduluran jemparingan manunggal rasa tantama (ditulis Marto) sebagai leader, sasana jemparingan Marto berasal dari Mejing Wetan Ambarketawang Gamping.
            Pengunjungpun diberi kesempatan untuk mencoba jemparingan dengan membayar 20.000 untuk 4 anak panah.



Ini dek wedha, pada umurnya yang menginjak usia 4 tahun sudah  bisa main jemparingan.





                                                 















Info : GenPi Jogja

Komentar